Surat-suratan, email-emailan [mengenang masa lalu]


Jadi keinget kegiatan yang dulu sering aku lakukan dengan temen-temenku di luar negeri beberapa tahun yang laku ketika masih SMA, dimana jaman masih belum terkenalnya si facebook, twitter, google+ apalagi linkedIn.  Jaman dimana friendster dan myspace masih merajai kawasan jejaring sosial di internt. Jaman dimana hape masih sedikit yang memiliki dan kartu perdana masih selangit harganya, jadi wajar kalau masih sedikit yang punya HP. Jaman dimana surat masih menjadi fenomena dalam berkirim kabar selain menggunakan telepon rumahan. Jaman dimana wesel masih digunakan untuk berkirim uang dari orang tua ke anaknya yang tinggal jauh dari rumah untuk merantau mencari ilmu atau sebaliknya dari anaknya yang kerja jauh dari rumah mau ngirim duit untuk orang tuanya. 
Surat-suratan itu kan kejadian di masa lalu, sedangkan masa berikutnya adalah jamanya email atau yang disebut dengan surat elektronik dengan menggunakan jasa jaringan internet. Sekarang saya ingin mengenang masa itu, masa kejayaan e-mail sebagai alat elektronik alternatif yang murah dalam berkirim surat, surat dalam bentuk elektronik yang tanpa menggunakan perangko ataupun jasa dari tukang pos. 
Dulu hampir setiap hari ketika pertama kali mengenal yang namanya internet aku selalu berusaha berkirim surat elektronik dengan temen-temen yang berada di luar negeri untuk menuntut ilmu di negara orang. Bukan cuman itu, akupun sedikit sering mendapatkan beberapa temen yang berasal dari negara lain yang dalam bahasa kesehariaannya menggunakan bahasa inggris. Dan berkirim e-mail ini aku gunakan sebagai salah satu saranku dalam mepraktekan kemampuanku dalam berbahasa inggri secara tulisan. 
Sedangakan untuk berinteraksi secara tidak langsung tapi dalam waktu yang sama aku mengguanakn Yahoo Messengger sebagai fasilitas chatting antar pengguna YM. YM (yahoo messenger), dulu masih tenar karena belum ada facebook dan aplikasi chattingannya itu. YM juga menyediakan fasilitas chatting room yang menfasilitasi pengguna yang untuk berinteraksi dengan orang yang memiliki kesukaan dalam bidang yang sama, misal musik, seni, pendidikan, olahraga, sex, dll. Tapi sayangnya fasilias chat room ini seling disalah gunakan untuk mencari hiburan yang berbau porno dan tidak senonoh. 
Tapi itulah fenomena yang dulu pernah kita alami sebagai manusia yang pernah hidup pada jaman dahulu hingga sekarang jaman berubah menjadi jamannya facebook dan twitter menggeser jamannya email, YM, friendster dan myspace, meskipun e-mail masih sering digunakan tapi e-mail tidak setenar masa kejayaanya dulu. Tapi e-mail masih tetap menjadi salah satu yang wajib bagi pengguna internet, karena dengan e-mail kita bisa menikmati banyak fasilitas yang disediakan oleh situs-situs yang berada di internet. Bisa dibilang e-mail adalah KTPnya internet, karena kalau kita mau mendaftar pada situs apapun pasti diminta e-mail address untuk mengkonfirmasi registrasi pada situs tersebut.

0 Responses to “Surat-suratan, email-emailan [mengenang masa lalu]”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s





%d bloggers like this: