Steve Jobs "the Apple Guy" [part 2]

Ini adalah tulisan lanjutan dari tulisan sebelumnya yang berjudul sama, yaitu Steve Jobs “the Apple Guy“, kali ini aku pengen ngelanjutin tulisan itu seperti janjiku sebelumnya. Ok, langsung saja inilah dia biografi lanjutan dari Mr. Jobs.
  • Desember, 1980, Apple berhasil menjual 4,6 juta lembar saham dalam satu jam dan di akhir haru saham naik dari US$ 7 menjadi US$ 29 dan lebih dari 40 orang di Apple menjadi miliader dengan seketika. Dimana Jobs yang saat itu berumur 25 tahun adalah sebagai pemegam saham utama memiliki kekayaan  US$ 256.4.
  • 1981, Wozniak mengalami kecelakaan pesawat dan mengalami luka parah yang berakibat amnesia dan untuk sementara waktu dia berhenti dari perusahaan dan menyelesaikan studinya di U.C Berkeley.
  • Mike Scoot memecat 42 pegawai yang kemudian hari itu dikenal dengan istilah “Black Wednesday” yang pada akhirnya berakibat pada pemecatan Scoot oleh Markkula.
  • 19 Januari 1983, Lisa yang diambil dari nama anak Jobs atau jug absia disebut Local Intregrated Software Architecture dikenalkan di Bandlr Drive, Cupertino, California.  Meskipun pada hakekatnya ide kemunculan Lisa ada saat Jobs berkunjung ke Xerox pada tahun 1979, Jobs terkesima dengan tampilan Alto Computer yang memiliki GUI (grapic user interface0, bitmapping, mouse, kemampuan networking dan pop-up Windows, dan merupakan teknologi paling canggih saat itu.
  • Agustus 1983, Lisa mengalami kegagalan penjualan dibandingkan rivalnya dari IBM yaitu IBM PC 5150 dan juga Compaq yang membandrol harga  US$ 3,590.
  • John Sculley salah seorang top meneger Pepsi bergabung dengan Apple berkat bujukan  dari Jobs, meskipun nantinya Jobs dipecat oleh Sculley.
  • Januari 1984, Macintosh dengan harga US$ 2.495 diperkenalkan  dengan dukungan periklanan yang sangat besar yang menghabiskan biaya jutaan dolar hanya untuk mengambil perhatian public. Penjualan meningkatn 1.5 miliar dolar.
  • akhir taun 1984 Apple berfikir dapat menjual Mac sampai 80.000 unit, sehingga memproduksi sampai jumlah tersebut, tetapi kenyataanya bebeda, mereka hanya mampu menjual sampai 20.000 unit dengan alasan karean Mac tidak sebagus yang diharapkan dengan RAM 128kb (akhirnya 512kb) belum terlau powerful serta sedikit software yang support dengan Mac.
  • 1985, Jobs dan Sculley dikagetkan dengan kenyatan bahwa 70% penjualan Apple dikuasi oleh Apple II sedangkan sisanya 30 % adalah Macintosh. Jobs melimpahkan semua kesalahan ini kepada  ke semua orang termasuk enginner Apple II, karena kebanyakan enginner yang  berkontribusi terhadap Apple II merasa terancam dengan sikap Jobs yang tidak menghargai mereka dan akhirnya mereka meninggalkan Apple.
  • Maret 1985, penjualan Apple terus menurun dan hanya berhasil menjual 2500 unit, lagi-lagi dia menyalahkan semua orang kecuali dirinya dan dia tidak melihat kenyataan bahwa masalah terdapat pada dirinya.
  • Ditahun yang sama Jobs dipecat dari Apple dan menjual semua sahamnya di Apple dan beralih untuk mendirikan NeXT  dengan modal beberapa karyawan yang ia bawa seperginya dari Apple.
  • 1986, Jobs membeli The Graphics Group (kemudian berganti nama menjadi Pixar) dari divisi grafis komputer Lucasfilm senilai $10 juta, $5 juta di antaranya diberikan kepada Lucasfilm sebagai modal. PIXAR sukses dengan film Toy Story pada tahun 1995 dan mendapatkan keuntungan 350 juta dolar.  Selain itu beberapa film yang digarap oleh PIXAR adalah; A Bug’s Life (1998), Toy Story 2 (1999), Monster, Inc (2001), Finding Nemo (2003), The Incredibles (2004), Cars (2006), WALL-E (2008), Up (2009) dan terakhir adalah Toy Story 3 (2010).
  • Febuari 1987, Ross Perot menginvestasikan US$ 20 juta dolar di NeXT untuk 16 % saham NeXT.
  • 1988, Komputer keluaran NeXT dipublikasikan dengan harga US$ 6000.
  • Sementara itu Sculley berusaha menyelamatkan Apple dengan memecat 1200 karyawan atau 20% dari total jumlah karyawan di Apple. Komputer rilisan NeXT ternyata lebih baik dari pada ciptaan Jobs di Apple dengan memiliki GUI yang lebih bagus, tampilan yang bagus dan dapat bekerja dengan lebih cepat.
  • 1990, NeXT berhenti mejual hardware dan lebih berkosentrasi pada perbaikan OS-nya yang berkekuatan tinggi.
  • 1992, Apple telah menjual produknya di seluruh negara hingga 2,5 juta.
  • 20 Desember 1996, Apple mengakuisisi NeXT seharga US$ 350 juta dolar dalam bentuk tunai dan saham. Inilah jalan kembalinya Jobs di Apple hingga ia Wafat 5 Oktober 2011 kemaren.
  • September 1997, menjabat sebagai pimpinan eksekutif interim pada.
  • Maret 1998, demi mengonsentrasikan usaha Apple untuk mendapat laba, Jobs menghentikan sejumlah proyek, seperti Newton, Cyberdog, dan OpenDoc. Dalam bulan-bulan selanjutnya, banyak karyawan yang khawatir bertemu langsung Jobs di dalam lift, “takut bahwa mereka kehilangan pekerjaan ketika pintu dibuka. Kenyataannya adalah bahwa eksekusi kilat Jobs jarang terjadi, namun beberapa korban sudah cukup untuk meneror seluruh perusahaan.” Jobs juga mengubah program lisensi untuk tiruan Macintosh, sehingga para pembuat komputer harus mengeluarkan biaya mahal untuk terus memproduksi barang.
  • Melalui pembelian NeXT, sebagian teknologi perusahaan ini masuk dalam produk-produk Apple, terutama NeXTSTEP yang kemudian berubah menjadi Mac OS X, sebagai OS yang digunakan pada produk-produk Apple hingga kini.
  • 21 Oktober 2001, ditengah gempuran walkman Sony yang memiliki kemampuan memutar CD portable dengan harga US$ 50, Apple meluncurkan iPod dengan harga US$ 400. Kemunculan iPod justru dipandang skeptis oleh masyarakat kala itu, meskipun sekarang iPod banyak menjadi primadona masyarakat.
  • Akhir 2001, iPod laris terjual hingga 125.000 unit.
  • April 2003,  Apple membuat toko musik iTMS dan berhasilmenjual 10 juta lagu pada september 2003, dan Apple dengan iPodnya berhasil mervolusi industri musik.
  • 2004, iPod terjual total 6 juta unit dan Apple menguasai 82% dari penjualan pemutar musik digital di AS dan 92% pemutar musik yang menggunakan hard drive.
  • juni 2004, Saham Apple naik hingga US$ 34 dari US$ 16 pada awal tahunnya.
  • 2005, penjualan iPod naik lagi hingga 558%, dan begitu juga penjualan komputernya, dan ini mencatatkan bahwa simpanan Apple di bank mencapai US$ 5 miliar.
  • Januari 2006, Disney membeli PIXAR dengan harga 7.4 Miliar dolar yang membuat Jobs memiliki saham 50.1%, dan menjadikan Job sebagai pemilik saham terbesar di Disney sebesar 7% dan membuatnya diangkat menjadi Board of Directors Disney sekaligus menjadi CEO di PIXAR.
  • Saat ini Apple bersedia bekerja sama dengan Motorola, HP.
  • dan yang paling terbaru adalah sekarang Apple telah sukses dengan iPhone dan iPad sebelum kematian Steve Jobs pada 5 Oktober 2011.
Ilmu yang menurutku paling menarik dari diri seorang Steve Jobs adalah pribadi yang tangguh, ia yakin bahwa satu-satunya yang membuatnya terus berusaha adalah karena ia menyukai apa yang ia lakukan. Sebenernya masih banyak pelajaran yang dapat diambil dari diri seorang Steve Jobs yang luar biasa.
Selamat jalan Mr. Jobs
Semoga dalam waktu dekat aku bisa memiliki hasil karyamu itu
Dan lebih dari pada itu semoga ilmu dan skil yang engkau miliki menjadi milikku setelah kepergianmu, dalam artian biarkan aku menggantikan kehebatanmu itu (ngarep banget jadi penemu).
Terima kasih Mr. Jobs.
NB : Maaf karena di blogger belum terlalu support untuk formating numbering jadi yang seharusnya lanjutannya adalah no 23 terpaksa gak saya nomerin agar lebih enak. Terima kasih.   Untuk lebih lengkap tentang Mr. Jobs silahkan cari info tambahan
b            bacaan pendukung : 
  1. Technopreneur. Lingga Wardhana dan Nuraksa Makodian. Gramedia. 2010
  2. Wikipedia.org

0 Responses to “Steve Jobs "the Apple Guy" [part 2]”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s





%d bloggers like this: