Pelajaran keBahagia-an Dua

KITA MELIHAT KEBAHAGIAN ITU SEPERTI PELANGI, TIDAK PERNAH BERADA DI ATAS KEPALA KITA SENDIRI, TETAPI SELALU BERADA DI ATAS KEPALA ORANG LAIN” [Thomas Hardy]

Sudah menjadi fitrah manusia untuk selalu merasa kurang dan iri dengan kebahagiaan orang lain. Ketika orang lain yang sedang berbahagia, kita sering merasa iri dan merasa seolah-olah kita adalah orang yang tidak pernah bebahagia. Padalah Allah itu Maha Adil, Dia menciptakan kebahagiaan dan penderitaan kepada masing-masing manusia.

Semua telah mendapat bagian dan porsinya secara adil. Sekali lagi, menjadi bahagia adalah tentang merasa bahagia. Dan, Merasa bahagia adalah sebuah pilihan. Kini, saatnya kita lebih memperhatikan dan mensyukuri kebahagiaan yang telah kita terima. Menikmati dan mensyukuri segala anugerah dan kebahagiaan yang telah kamu terima, itulah kebahagiaan.

[sumber tulisan : buku koleksiku dum, judulnya “mengapa aku tak merasa bahagia?!]

0 Responses to “Pelajaran keBahagia-an Dua”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s





%d bloggers like this: