ketika aku sendiri

ketika aku sendiri dan tak ada yang menemani
ketika semua orang pergi menjauh dan meninggalkan aku sendiri disini
ketika tak ada lagi harapan untuk bisa terus berjalan dan melangkah
ketika semua mimpi tak lagi dalam tidur
ketika aku tau semua mimpi itu tak akan pernah jadi nyata
ketika aku tahu semua ini hanyalah kebohongan mereka
kebohongan untuk menutupi semua
ketika kemenangan tak lagi menjadi sahabat
dan ketika sahabat itu kini berkhianat
ketika kekasih tak lagi ada disisi
ketika keluarga tak lagi seperti surga
ketika aku tahu kapan aku akan pergi untuk selamanya
ketika tak ada lagi harapan untuk hidup lebih panjang
ketika nafas tak lagi terhidup
ketika darah tak lagi mengalir
ketika jantung tak lagi berdetak
ketika waktu berhenti berjalan
ketika tangisan tak lagi mengiringi kepergian
ketika tawa tak lagi menggambarkan ceria
ketika hujan tak lagi membasahi tubuh
ketika es tak lagi dingin
ketika manis, pahit dan perih tak lagi kurasakan
tapi sakit ini sungguh menyiksa
namun aku tahu ini akan segera berakhir
berakhir ketika mata ini terpejam untuk selamanya

0 Responses to “ketika aku sendiri”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s





%d bloggers like this: